Hotline

0812-1598-7054
0857-1266-5024
 
Pin BB:522ACED0
Whatsapp:0812-1598-7054
Fan Page

Twitter

Jumlah Pengunjung

 Online : 2
 Hari ini : 46
 Kemarin : 53
 Bulan ini : 593
 Bulan Kemarin : 1.933
 Total : 92.142
Statistik
    
Artikel

SK Menteri Pertanian RI Menetapkan Jeruk Pamelo Bageng Taji Sebagai Varietas Unggul NasionalCetak Kirim ke Teman
Tanggal Posting Rabu, 25 Oktober 2017, 03:03 WIB  Dikirim oleh : admin (335 kali dibaca)


MENTERI PERTANIAN
REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN
NOMOR : 658/Kpts/SR.120/2/2010

TENTANG

PELEPASAN JERUK PAMELO BAGENG TAJI
SEBAGAI VARIETAS UNGGUL

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI PERTANIAN,

Menimbang :

  1. bahwa dalam rangka meningkatkan, konsumsi dan perdagangan jeruk pamelo, varietas Bageng Taji mempunyai peranan penting;
  2. bahwa jeruk pamelo Bageng Taji memiliki keunggulan produktivitas tinggi, warna daging buah merah dengan tekstur lembut dan rasa manis, beradaptasi dengan baik didataran rendah;
  3. bahwa berdasarkan hal tersebut diatas, dipandang perlu untuk melepas jeruk pamelo Bageng Taji sebagai varietas unggul;

Mengingat :

  1. Undang-undang Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman (Lembaran Negara Tahun 1992 Nomor 46. Tambahan Lembaran Negara Nomor 3470);
  2. Undang-undang Nomor 29 tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman (Lembaran Negaa Tahun 2000 Nomor 241, Tambahan Lembaran negara Nomor 4043);
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 1995 tentang Perbenihan Tanaman (Lembaran Negara Tahun 1995 Nomor 85, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3616);
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2004 tentang Penamaan, Pendaftaran dan Penggunaan Varietas Asal Untuk Pembuatan Varietas Turunan Esensial (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 30,  Tambahan Lembaran Negara Nomor 4375);
  5. Keputusan Presiden Nomor 27 Tahun 1971 tentang Badan Benih Nasional;
  6. Keputusan Presiden Nomor 841/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabunet Indonesia Bersatu II;
  7. Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2005 tentang Unit Organisasi dan Tugas Eselon I Kementerian Negara Republik Indonesia;
  8. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara;
  9. Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor 461/Kpts/Org/11/1071 tentang Kelengkapan Susunan Organisasi, Perincian Tugas dan Tata Kerja Badan Benih Nasional;
  10. Keputusan Menteri Pertanian Nomor 363/Kpts/Kp.430/6/2001 jo Keputusan Menteri Pertanian Nomor 393/Kpts/Kp.150/6/2002 tentang Susunan Pemimpin dan Keanggotaan Badan Bemih Nasional;
  11. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 299/Kpts/OT.1407/2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Pertanian, juncto Peraturan menteri Pertanian Nomor 11/Permentan/OT.140/2/2007;
  12. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 241/Kpts/OT.140/9/2005 tentang Kelengkapan Organisasi dan Tata Kerja Departemen Pertanian, juncto Peraturan Menteri Pertanian Nomor 12/Permentan/OT.140/2/2007;
  13. Peraturan Menteri Pertanian Nomor01/Per/SR.120/2006 tentang Syarat Penamaan dan Tata Cara Pendaftaran Varietas Tanaman;
  14. Peraturan Menteri Pertanian Nomor37/Permentan/OT.140/8/2006 tentang Pengujian, Penilaian, Pelepasan dan Penarikan Varietas;
  15. Keputusan Menteri Pertanian Nomor 593/Kpts/Ot.160/11/2007 tentang Tim Penilai dan Pelepas Varietas (IP2V);

Memperhatikan : Surat Badan Benih Nasional Nomor 289/BBN/1/2010 tanggal 25 Januari 2010;

MEMUTUSKAN:

Menetapkan      :

KESATU            : Melepas jeruk pamelo Bageng Taji sebagai varietas unggul
KEDUA              : Deskripsi jeruk pamelo varietas Bageng Taji sebagimana dimaksud dalam diktum KESATU seperti tercantum pada Lampiran sebagai bagian yang tidak terpisahkan dengan Keputusan ini.
KETIGA              : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

 

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 3 Pebuari 2010

MENTERI PERTANIAN

 

 

SUSWONO

 

 

SALINAN Keputusan ini disampaikan
Kepada Yth;

 

  1. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian;
  2. Menteri Dalam Negeri;
  3. Meteri Negara Riset dan Teknologi/Ketua BPPT;
  4. Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan
  5. Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

[]

Artikel Lainnya :

 

Tinggalkan Komentar